dulu hujan, tetes demi tetes, ,
membasahi bumi pertiwi yang manis,,
alam yang indah,,
hijaunya membentang luas dibumi tercinta ,,
terdengar alunan merdu, kicau burung bernyanyi, ,
rumput hijau menari bersama angin, jadi riang ,,
senyumnya elok jadi tumpuan banyak jiwa ,,
tapi, lihatlah sekarang kawan ,,
riak air sayup terdengar,,
siut angin tiba-tiba hilang ,,
matahari malas bersinar ,,
si bocah gembala, tawa riangnya hilang ,,
ada luka diwajah pertiwimu kawan ,,
ibu pertiwi terguncang ,,
malam terus merangkak samar ,,
rintihan tiada henti terdengar ,,
pertiwimu menangis, air matanya membanjiri bumi ,,
akankah esok mataharimu mau bersinar ,,
dan pertiwimu tersenyum lagi ,,
Entri Populer
-
aq mengalah bukan berarti aq kalah . . tapi aku mengalah karna ada satu hal yg tidak kamu tan dan takkan pernaah kamu tau . . karna satu h...
-
tersenyumlah kawan ,, lukiskan suasana indah diwajahmu ,, dengan senyum dibibirmu yang manis ,, tersenyumlah kawan ,, karna senyummu ad...
-
dulu hujan, tetes demi tetes, , membasahi bumi pertiwi yang manis,, alam yang indah,, hijaunya membentang luas dibumi tercinta ,, terden...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar