Entri Populer

Minggu, 09 Januari 2011

kisah pertiwimu

dulu hujan, tetes demi tetes, ,
membasahi bumi pertiwi yang manis,,
alam yang indah,,
hijaunya membentang luas dibumi tercinta ,,
terdengar alunan merdu, kicau burung bernyanyi, ,
rumput hijau menari bersama angin, jadi riang ,,
senyumnya elok jadi tumpuan banyak jiwa ,,

tapi, lihatlah sekarang kawan ,,
riak air sayup terdengar,,
siut angin tiba-tiba hilang ,,
matahari malas bersinar ,,
si bocah gembala, tawa riangnya hilang ,,
ada luka diwajah pertiwimu kawan ,,



ibu pertiwi terguncang ,,
malam terus merangkak samar ,,
rintihan tiada henti terdengar ,,
pertiwimu menangis, air matanya membanjiri bumi ,,
akankah esok mataharimu mau bersinar ,,
dan pertiwimu tersenyum lagi ,,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar