dalam suci ,,
kuberi kau nafas , jiwa, rasa , dan suratan
yang semestinya ,,
dijalani sebagai cerita ,,
dimana harus memulai dan berakhir ,,
tiada bertemu lagi ,,
selamat tinggal kawan ,,
untukmu seorang ,,
yang tak pernah hilang dari ingatan ,,
namun ada dalam kenangan ,,
Entri Populer
-
aq mengalah bukan berarti aq kalah . . tapi aku mengalah karna ada satu hal yg tidak kamu tan dan takkan pernaah kamu tau . . karna satu h...
-
tersenyumlah kawan ,, lukiskan suasana indah diwajahmu ,, dengan senyum dibibirmu yang manis ,, tersenyumlah kawan ,, karna senyummu ad...
-
dulu hujan, tetes demi tetes, , membasahi bumi pertiwi yang manis,, alam yang indah,, hijaunya membentang luas dibumi tercinta ,, terden...
Minggu, 20 Februari 2011
*tersenyumlah*
tersenyumlah kawan ,,
lukiskan suasana indah diwajahmu ,,
dengan senyum dibibirmu yang manis ,,
tersenyumlah kawan ,,
karna senyummu adalah kekuatan dalam kerapuhan ,,'
jembatan dalam kebahagian ,,
jangan pernah tak tersenyum ,,
karena senyummu adalah kebahagian untuk dunia ,,
lukiskan suasana indah diwajahmu ,,
dengan senyum dibibirmu yang manis ,,
tersenyumlah kawan ,,
karna senyummu adalah kekuatan dalam kerapuhan ,,'
jembatan dalam kebahagian ,,
jangan pernah tak tersenyum ,,
karena senyummu adalah kebahagian untuk dunia ,,
Sabtu, 19 Februari 2011
WAKTU by KHALIL GIBRAN
Dan jika engkau bertanya, bagaimanakah tentang Waktu?….
Kau ingin mengukur waktu yang tanpa ukuran dan tak terukur.
Kau ingin mengukur waktu yang tanpa ukuran dan tak terukur.
Engkau akan menyesuaikan tingkah lakumu dan bahkan mengarahkan perjalanan jiwamu menurut jam dan musim.
Suatu ketika kau ingin membuat sebatang sungai, diatas bantarannya kau akan duduk dan menyaksikan alirannya.
Namun keabadian di dalam dirimu adalah kesadaran akan kehidupan nan abadi,
Dan mengetahui bahwa kemarin hanyalah kenangan hari ini dan esok hari adalah harapan.
Dan mengetahui bahwa kemarin hanyalah kenangan hari ini dan esok hari adalah harapan.
Dan bahwa yang bernyanyi dan merenung dari dalam jiwa, senantiasa menghuni ruang semesta yang menaburkan bintang di angkasa.
Setiap di antara kalian yang tidak merasa bahwa daya mencintainya tiada batasnya?
Dan siapa pula yang tidak merasa bahwa cinta sejati, walau tiada batas, tercakup di dalam inti dirinya, dan tiada bergerak dari pikiran cinta ke pikiran cinta, pun bukan dari tindakan kasih ke tindakan kasih yang lain?
Dan bukanlah sang waktu sebagaimana cinta, tiada terbagi dan tiada kenal ruang?Tapi jika di dalam pikiranmu haru mengukur waktu ke dalam musim, biarkanlah tiap musim merangkum semua musim yang lain,Dan biarkanlah hari ini memeluk masa silam dengan kenangan dan masa depan dengan kerinduan.
Langganan:
Komentar (Atom)
